ads

Cerita Tentang Kejadian Rumah Tangga Rusak Akibat Facebook dan BBM

Cerita Tentang Kejadian Rumah Tangga Rusak Akibat Facebook dan BBM -  Kisah ini akan menjadikan pelajaran bagi kalian yang suka banget eksis di sosial media. Sosial media merupakan sebuah alat media online masa kini yang menghubungkan berjuta orang didalamnya. semua orang bisa memakai alat sosial media yang satu ini yaitu facebook namun apakah alah bantu ini mempunyai hal fositif ? atau negativ ? 

fositiv nya banyak sekali dan negativ nya pula bisa saja terjadi tergantung cara kita menggunakannya.  postif nya bisa buat jual beli, atau hanya sebatas hiburan saja, dan hal yang paling ditakutkan dijadikan sebuah ajang perselingkuhan nah ini yang bikin facebook jadi gak baik.

dibawah ini saya posting dari sebuah kisah nyata rumah tangga seseorang hancur ..woouuww,  cuma gara" orang gak kenal bisa bikin pasangan kita tersingkir. jangan sampai !!! yuu  baca sebagai berikut ceritanya.

Cerita Tentang Kejadian Rumah Tangga Rusak Akibat Facebook dan BBM
Mulanya hanya sekedar menyukai status lama kelamaan berubah menjadi berkirim pesan. Dalam pesan-pesan yang singkat kami pun saling rinci keadaan. Meski dia tahu aku istri dan ibu dari anak 4 tahun, dia tetap manis menanggapinya.

Dari situ, kami teruskan kirim pesan dengan saling berikan pin BBM. Kirim foto dan berujung pada janjian adakan pertemuan. Aku benar-benar khilaf dan terbuai suasana.
Dia memang lebih ganteng dari suamiku dan tak segan-segan memberikan sepatu, seragam sekolah, seragam olah raga dan tas mahal untuk anakku. Bayangkan untuk membeli barang tersebut dia rela merogoh ATMnya.
Aku begitu terharu. Itulah awal pertemuanku. Hari berikut koment-komentnya mulai sedikit genit dan nakal. Dan anehnya aku makin terhibur dengan pesan-pesan nakalnya.
Mulailah setan merayapiku. Aku tak segan-segan memberi foto telajang dada permintaannya. Malam-malam yang ada penuh bunga-bunga bangkai bertebaran. Invite BBM, Facebook dan mention Twitter begitu berani, vulgar dan menantang b!r4hi.
Aku gak menyangka, meski sudah beranak satu tapi masih ada perjaka yang menyukai. Belum lagi, di profilnya dia merupakan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta. Minggu itu, di pertemuan kedua, kami sudah langsung cek in hotel di kotaku Jakarta.
Sebulan dia di Jakarta membuat kami sering adakan pertemuan hingga sampai pertemuan ke delapan. 3 bulan berlalu, aku mulai hamil. Aku merasa biasa saja. Tapi kedua orang tuaku bingung dan mempermasalahkan.
Pasalnya, sudah setahun suamiku kerja di pengeboran lepas pantai luar Jawa. Dan sudah barang tentu tak pernah setahun ini menyentuhku. Aku tetap bilang pada mereka, bahwa ini adalah janin suamiku. Tapi kedua orang tuaku tetap menuduhku melakukan serong.
Akhirnya, suamiku pun dituntut pulang. Tanpa basa-basi, suamiku pun cek BBM dan Facebookku. Aku demikian bingung dan panik. Masih ada pesan-pesan nakal ku di situ.
Aku menangis sejadi-jadinya. Menyembah-nyembah, bertekuk lutut di hadapan suami dan kedua orang tua kandungku.
Menantuku, cepat ceraikan dia, biarlah aku kehilangan anak gadis dari pada kehilangan menantu dan cucu sebaik kamu. kata ibuku
Dan kamu! ibu menudingku dengan mata berair.
Pergilah kemana kau mau, sekarang juga. Dan jangan pernah kau tampakkan wajah menjijikkanmu di hadapanku dan keluargaku.
Aku keluar rumah dengan tangisan anakku. Bahkan untuk memeluk pun aku tak diizinkan. Ku coba minta pertanggung jawaban dari lelaki itu, namun BBM dan Facebooknya sudah tak aktif lagi.
Aku beranikan diri datang ke Jogja kampus dimana dia kuliah. Di Kabag. Kemahasiswaan, ternyata tak menemukan nama yang ku maksud.
Aku tunjukkan foto wajahnya, dan ternyata tiada ditemui wajah yang seperti itu. Aku menangis sejadi-jadinya. Kandunganku sudah hampir 6 bulan.
Uang sangu pun menipis. Tak tahu kemana arah diuntung. Tak tahu kemana nasib akan menuntun. BBM dan Facebook benar-benar memporak-porandakan rumah tanggaku.
Ibu-ibu, bapak-bapak dan sahabat-sahabatku yang baik, gunakan BBM dan Facebook sesuai kebutuhan dan kemanfaatannya, bila tak ada manfaaatnya dan malah menjerumuskan kita kedalam kemaksiatan, maka demi keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, berhati-hatilah main Facebook, chatting dan invite BBM.
Wallahualam bishshawab,.
Sumber: cerminan.com
3

0 Response to "Cerita Tentang Kejadian Rumah Tangga Rusak Akibat Facebook dan BBM"

Post a Comment